• Home
  • Download
    • Premium Version
    • Free Version
    • Downloadable
    • Link Url
      • Example Menu
      • Example Menu 1
  • Social
    • Facebook
    • Twitter
    • Googleplus
  • Features
    • Lifestyle
    • Sports Group
      • Category 1
      • Category 2
      • Category 3
      • Category 4
      • Category 5
    • Sub Menu 3
    • Sub Menu 4
  • Entertainment
  • Travel
  • Contact Us
jurnalnyatiara

Share. Care. and Hug like a bear.
Kamu tau?
Ada saatnya dimana kamu terjatuh lalu tak ada tangan yang mau membantumu untuk berdiri.
Ada saatnya juga kamu merasa tak ada yang memperdulikanmu lagi.
Lalu kamu merasa kosong, sepi.
Merasa kurang, dan tak pernah puas karena ada yang lebih dari dirimu.
Mendapatkan sesuatu yang harusnya kau juga dapatkan?
Ada lagi.
Kamu mungkin merasa kamu memang tak pantas berada di posisimu sekarang.
Kamu tidak seharusnya berjalan dijalan yang kamu lewati.
Dan kamu tidak nyaman?

Aku paling sebal kalo mendapat tiket dengan kursi deretan a,b,c. Dan kemarin ketika aku pulang ke banyuwangi, aku mendapat tiket dengankursi 18C. Dan aku duduk dengan 5mahasiswa, 3 cowok dan 2 cowok. Dan jadilah aku seperti patung, tidak bisa apa-apa, mau makan gak pw, mau tidur juga gak pw. Dan salah satu dari mahasiswa memutar film india. Jadilah, semua mata menatap ke arah tempat duduk kami. :3. Dalam perjalanan aku berdoa semoga ada yang turun, ada yang turun. Barulah dari jember bapak di sampingku turun, dan finally aku pindah.Aku duduk di sebelah pak tua, dan di depanku ada mbak-mbak dan ada om-om yang baru naik dari jember. Lalu aku makan dengan pewe. akhirnyaaaaaa..
Awalnya aku hanya iseng dengan menanyai pak tua di sebelahku, aku cuma bertanya "turun di mana pak?" "di banyuwangi mbak"  Ooo. Lalu, pak tua ini ngomong tentang langit situbondo, jakarta, presiden dan sebagainya yang aku tidak mengerti. Karena mbak-mbak di depanku tidak betah, dia langsung pergi, begitu juga dengan om-om. jadilah aku sendirian dan menjadi pendengar setia. Pak tua ini bisa bahasa inggris, dia menceritakan sejarah belanda lengkap dengan nama pemiminnya. Aku hanya angguk-angguk saja, tidak tega beralih tempat duduk. Sampai akhirnya kereta api berhenti di Stasiun Rogojampi. 
Finally homeeeeeeeeeeeeeeeeeee ({})

Puisi Tentang Cinta : Darwis Tere Liye


Saya mencintai sunset, 
menatap kaki langit, ombak berdebum
Tapi saya tidak akan pernah membawa pulang matahari ke rumah, 
kalaupun itu bisa dilakukan, tetap tidak akan saya lakukan

Saya menyukai bulan,
entah itu sabit, purnama, tergantung di langit sana
Tapi saya tidak akan memasukkannya dalam ransel,
kalaupun itu mudah dilakukan, tetap tidak akan saya lakukan

Saya menyayangi serumpun mawar
berbunga warna-warni, mekar semerbak
Tapi saya tidak akan memotongnya, meletakkannya di kamar
tentu bisa dilakukan, apa susahnya, namun tidak akan pernah saya lakukan

Saya mengasihi kunang-kunang
terbang mendesing, kerlap-kerlip, di atas rerumputan gelap
Tapi saya tidak akan menangkapnya, dibotolkan, menjadi penghias di meja makan
tentu masuk akal dilakukan, pakai perangkap, namun tidak akan pernah saya lakukan

Ada banyak sekali jenis cinta di dunia ini
Yang jika kita cinta, bukan lantas harus memiliki

Ada banyak sekali jenis suka, kasih dan sayang di dunia ini
Yang jika memang demikian, tidak harus dibawa pulang

Egois sekali, Kawan, jika tetap kau lakukan.
Lihatlah, tiada lagi sunset tanpa matahari
Tiada lagi indah langit tanpa purnama
Juga taman tanpa mawar merekah
Ataupun temaram malam tanpa kunang-kunang

Ada banyak sekali jenis cinta di dunia ini
Yang jika sungguh cinta, kita akan membiarkannya
Seperti apa adanya
Hanya menyimpan perasaan itu dalam hati


Selalu begitu, hingga akhir nanti.

Bagus bukan?

Bolehkah sejenak berhenti?
Berhenti dari ini-itu yang terulang ribuan kali
Nafas panjang-pun kadang tak cukup untuk melepaskan semua penat yang dirasa.
Kadang ribuan pertanyaan yang timbul hanya akan mengambang di permukaan
Tak ada jawaban
Sepi. Kosong.
Sendiri.

Angin hanya sekedar lewat, tak berhenti ataupun sekedar basa-basi menyapai "Hai"
Ah, sudahlah.
Hanya bisa bergulat dengan batin dalam diam
Jarak selalu jadi peran antagonis, aktor terkejam yang pernah ada.
Sejenak saja, ulangkan lagi masa-masa kecil dulu
Masa-masa indah, masa-masa tawa, masa-masa dimana selalu dekat. Tak ada jarak seperti ini.
Aku rindu. 
Rindu.

Hai. Lama. Iya. Lama gak ngepost. Lama gak ngutak-ngatik blog. Aku. Sekarang udah kelas 2. RPL 4 again. Dapet kelas paling pojok again. Ya. Senyumin aja. Sekarang sekelas sama shynta lagi alhamdulillah :) Banyak sekampung sih, ada Rafika, Grandhys, Desta. Sama campuran anak R1-R3.
Wali kelasnya bu.Nia, asik, baik mengerti kami sebagai teman di luar, siswa di dalam.
Kosan ya gitu-gitu aja sih, gak ada perubahan. Oh ya ada. Kran di setiap kamar mandi di atas diganti. Jadi airnya cepet gak kecil kayak dulu.
Kelas 2 ? Udah ketemu sama program-program baru, like java, vb.net. Udah mulai kelompokan lagi, ya tambah berat, tambah nyita waktu, tambah gak ada waktu buat mesra-mesraan sama bantal dan guling.
Kelas 2. Jadi senior, haha. Punya junior. Yang dulu nyapa, sekarang jadi yang disapa. Tapi tetep nyapa super senior juga.
Semester 2 kemarin alhamdulillah peringkat naik, ya meskipun belum capai target. Seenggaknya ada kemajuan. Seharusnya semester 3 dan seterusnya juga mengalami banyak kemajuan.
Liburan kemarin quality time banget. Bikin kue lebaran sama ibu sehabis sahur sampek siang. Asik. Seru.
Sebenernya pengen pulang. Pengen ketemu adik yang pasti lagi sayang-sayangnya sama mainan barunya. PS2. Setiap hari aku di sms 'mbak tanya, cheat-nya siang apa? malam apa? dsb".
Pasti main PS mulu.
Akhirnya, aku punya sepatu main juga. Setelah menabung dan berbagai pertimbangan dan juga alhamdulillah event ulang tahun Indonesia membawa berkah. Ada salah satu toko sepatu yang ngadain buy one get one. Dan aku patungan sama samaa 'dia'. Keturutan merknya dari dulu aku pengen.
Kemarin juga dapet traktiran dari gea. Sekarang lagi estafet bayar utang puasa bulan ramadhan.
Nanti deh kalo udah paketan modem. Tak ngepost lagi. See ya :)


Aku tak mengerti apa yang ku rasa
Rindu yang tak pernah begitu hebatnya
Aku mecintaimu lebih dari yang kau tau
Meski kau tak kan pernah tau
Dewa 19 - Pupus
Newer Posts Older Posts Home

LATEST POSTS

  • Syalala
    Hari ini freak!
  • P-a-g-i-!
    Pagi. Kata singkat namun begitu menyejukkan hati. Pagi. Kembali lagi dengan aktivitas sehari-hari. Pagi. Bersiap dengan kemungkinan pat...

Categories

Na (14) Life (7) Miss (5) OldFriend (5) Flashback (3) sajak (3) Cerpen (2) School (2) Dream (1) Kamu. (1) New (1) Wikufest (1) Wikufest4 (1) Wth (1) budi luhur (1) budi luhur salemba (1) budi luhur salemba raya (1) kampus c salemba (1) salemba kampus c (1) twilight (1) universita budi luhur (1)

Bonjour,

Blog Archive

  • ▼  2023 (2)
    • ▼  May (2)
      • keping ingatan kedua: bagian satu
      • keping ingatan pertama
  • ►  2021 (1)
    • ►  February (1)
  • ►  2020 (2)
    • ►  June (1)
    • ►  April (1)
  • ►  2019 (2)
    • ►  December (1)
    • ►  July (1)
  • ►  2018 (5)
    • ►  December (1)
    • ►  October (1)
    • ►  January (3)
  • ►  2017 (5)
    • ►  October (1)
    • ►  September (1)
    • ►  July (2)
    • ►  February (1)
  • ►  2016 (4)
    • ►  August (1)
    • ►  June (1)
    • ►  May (1)
    • ►  March (1)
  • ►  2015 (14)
    • ►  November (2)
    • ►  October (2)
    • ►  August (2)
    • ►  April (1)
    • ►  March (2)
    • ►  February (5)
  • ►  2014 (18)
    • ►  November (2)
    • ►  October (1)
    • ►  September (2)
    • ►  August (2)
    • ►  May (3)
    • ►  April (2)
    • ►  March (6)
Powered by Blogger.
Copyright 2014 jurnalnyatiara.
Designed by OddThemes