Bagiku, ketika gelisah melingkari resah. Tak ada pelarian sehebat sajak dan tulisan ramah-tamah.
Dan dari ribuan jengkal kaki berjalan. Dalam kenyatannya jarak telah memenggal seluruhnya. Tapi, tidak dengan kenangan.
"Bahwa, bukan berarti kau harus membenci jeda yang berdiri di tengah antara. Bukan pula kau harus membuang muka pada laju yang mengiring waktu."
Pagi.
Kata singkat namun begitu menyejukkan hati.
Pagi.
Kembali lagi dengan aktivitas sehari-hari.
Pagi.
Bersiap dengan kemungkinan patah hati.
Kata singkat namun begitu menyejukkan hati.
Pagi.
Kembali lagi dengan aktivitas sehari-hari.
Pagi.
Bersiap dengan kemungkinan patah hati.
Karena, cepat atau lambat, sedikit atau banyak, ada saat dimana kamu sudah harus 'benar-benar' belajar......